Berapa Biaya Pajak Mobil Nissan Terrano?

Pajak Nissan Terrano menjadi informasi penting bagi kalian yang memiliki atau berencana membeli SUV legendaris ini. Walaupun tergolong mobil lama, Terrano tetap diminati karena mesin yang terkenal bandel, suspensi kuat, serta kemampuannya melibas berbagai kondisi jalan. Namun sebelum membeli atau mempertahankan kendaraan ini, kita perlu memahami besaran pajak yang harus dibayar setiap tahun maupun saat perpanjangan lima tahunan.

Secara umum, pajak mobil di Indonesia terdiri dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), serta biaya administrasi. PKB biasanya dihitung dari persentase nilai jual kendaraan bermotor (NJKB). Karena Terrano sudah masuk kategori mobil lama, nilai jualnya cenderung turun sehingga pajaknya relatif lebih terjangkau dibanding SUV modern.

Pajak lima tahunan mencakup biaya tambahan seperti penggantian pelat nomor dan penerbitan STNK baru. Sementara itu, pajak tahunan hanya melibatkan PKB dan SWDKLLJ. Memahami perbedaan ini membantu kalian menyiapkan anggaran dengan lebih baik.

Berikut estimasi pajak beberapa tahun produksi Nissan Terrano yang dapat kalian jadikan gambaran sebelum menghitung biaya kepemilikan.

Pajak Nissan Terrano 1997

Nissan Terrano Grandroad 2.4 tahun 1997 memiliki pajak yang tergolong ramah di kantong untuk ukuran SUV ladder frame. Total pajak lima tahunan biasanya berada di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2 juta. Komponen terbesarnya berasal dari PKB, sedangkan SWDKLLJ dan administrasi hanya menyumbang sebagian kecil.

Jika kalian hanya membayar pajak tahunan, nominalnya tentu lebih rendah karena tidak ada biaya pelat nomor. Mobil keluaran akhir 90-an seperti ini cocok bagi kalian yang ingin kendaraan tangguh tanpa beban pajak tinggi.

Pajak Nissan Terrano 2001

Memasuki awal 2000-an, nilai jual Terrano masih cukup kuat sehingga pajaknya sedikit lebih tinggi. Untuk model sekitar tahun 2001, total pajak lima tahunan umumnya berada di kisaran Rp2,3 juta hingga Rp2,6 juta.

Perbedaan angka bisa muncul karena setiap daerah menetapkan NJKB yang berbeda. Selain itu, status kepemilikan juga berpengaruh. Jika mobil menjadi kendaraan kedua atau ketiga atas nama kalian, pajak progresif dapat meningkatkan nominal yang harus dibayar.

Pajak Nissan Terrano 2002

Terrano tahun 2002 sering dianggap sebagai pilihan menarik di pasar mobil bekas karena keseimbangan antara harga beli dan biaya pajak. Estimasi pajak lima tahunan berada di sekitar Rp2,1 juta hingga Rp2,4 juta.

Menariknya, selisih pajak antarvarian bisa terjadi walaupun tahunnya sama. Tipe dengan fitur lebih lengkap biasanya memiliki NJKB lebih tinggi, sehingga PKB ikut meningkat.

Pajak Nissan Terrano 2003

Pada model 2003, penyusutan harga mulai terasa namun tidak terlalu drastis. Pajak lima tahunan biasanya masih berada di rentang dua jutaan rupiah. Karena itu, kalian tetap perlu memasukkan biaya pajak ke dalam perencanaan finansial sebelum membeli.

Hal yang jarang diperhatikan adalah potensi denda. Keterlambatan pembayaran dapat menambah beban secara signifikan. Bahkan tunggakan beberapa tahun bisa membuat total biaya mendekati harga motor baru.

Pajak Nissan Terrano 2004

Nissan Terrano 2004 termasuk generasi yang masih banyak beredar di jalan. Estimasi pajak lima tahunannya berkisar Rp2,4 juta hingga Rp2,7 juta, tergantung wilayah dan kondisi kendaraan.

Sebelum membeli unit bekas, mintalah foto atau salinan STNK agar kalian dapat melihat angka PKB secara langsung. Cara ini jauh lebih akurat dibanding hanya mengandalkan perkiraan.

Pajak Nissan Terrano 2005

Model 2005 biasanya memiliki pajak yang tidak terpaut jauh dari versi 2004. Penyusutan nilai jual membantu menekan biaya, tetapi selisihnya sering kali tidak besar karena penyesuaian NJKB berlangsung bertahap.

Kabar baiknya, mobil dengan usia di atas 10 tahun sering kali lebih stabil dari sisi pajak. Kenaikan jarang terjadi kecuali ada perubahan regulasi daerah.

Pajak Nissan Terrano 2006

Terrano keluaran 2006 menawarkan kombinasi menarik antara usia kendaraan dan biaya pajak yang mulai menurun. Pajak tahunan biasanya terasa lebih ringan karena kalian hanya membayar PKB dan SWDKLLJ.

Bagi kalian yang mencari SUV untuk penggunaan harian tanpa cicilan, generasi ini bisa menjadi opsi rasional. Biaya pajak masih masuk akal, sementara performanya tetap dapat diandalkan.

Pajak Nissan Terrano 2009

Unit produksi akhir seperti tahun 2009 umumnya memiliki NJKB lebih tinggi daripada generasi sebelumnya. Oleh sebab itu, pajaknya bisa sedikit lebih mahal, terutama jika kondisi mobil masih sangat prima.

Namun jangan langsung menganggapnya sebagai beban. Jika kita bandingkan dengan SUV baru yang pajaknya bisa menyentuh belasan juta rupiah per tahun, Terrano tetap tergolong ekonomis.

Faktor yang Membuat Pajak Nissan Terrano Berbeda

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan pajak kendaraan tidak selalu sama:

  • Wilayah registrasi kendaraan karena tiap provinsi memiliki kebijakan NJKB sendiri.
  • Pajak progresif jika kalian memiliki lebih dari satu kendaraan.
  • Kondisi kendaraan yang memengaruhi nilai jual.
  • Status administrasi, termasuk potensi denda atau tunggakan.

Karena itu, jadikan angka estimasi sebagai gambaran awal. Untuk nominal pasti, kalian tetap perlu mengeceknya melalui layanan SAMSAT atau aplikasi pajak kendaraan daerah.

Biaya Tambahan yang Jarang Dibahas Pemilik Mobil Lama

Banyak orang fokus pada pajak tahunan, tetapi ada pengeluaran lain yang sering terlupakan. Misalnya biaya balik nama setelah membeli mobil bekas. Proses ini memang membutuhkan dana tambahan, tetapi sangat penting agar data kepemilikan sesuai dan memudahkan urusan administrasi di masa depan.

Selain itu, beberapa daerah rutin mengadakan program pemutihan denda. Jika kalian menemukan Terrano dengan pajak mati, program ini bisa menjadi kesempatan untuk menghemat biaya.

Tips Menghemat Pajak Nissan Terrano

  • Bayar pajak sebelum jatuh tempo agar terhindar dari denda.
  • Lakukan balik nama supaya kepemilikan jelas.
  • Hindari pajak progresif dengan mengatur kepemilikan kendaraan dalam keluarga.
  • Siapkan dana khusus setiap tahun agar pembayaran tidak terasa berat.
  • Cek program keringanan pajak di daerah kalian.

Kesimpulan

Pajak Nissan Terrano tergolong bersahabat untuk sebuah SUV tangguh. Sebagian besar model memiliki estimasi pajak lima tahunan di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2,7 juta, tergantung tahun produksi, wilayah, dan status kendaraan.

Dengan memahami struktur pajak sejak awal, kalian bisa mengelola biaya kepemilikan secara lebih bijak. Jadi sebelum membeli atau mempertahankan Terrano, pastikan kalian sudah menghitung seluruh kewajiban pajaknya agar kondisi finansial tetap sehat dan kendaraan bisa digunakan tanpa rasa khawatir.